Senjata Indonesia di Pesan Negara Lain

BANDUNG – Gelar komponen alat utama sistem senjata (alutsista) yang dilakukan di PT Pindad memang cukup mencengangkan. Ternyata, produksi dari pabrik senjata dalam negeri ini tidak kalah berkualitas dibanding luar negeri.

Pantauan okezone di luar salah satu hanggar PT Pindad, Jalan Gatot Subroto, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/12/2007), terlihat gelaran jenis alutsista dari terkecil hingga panser.

Granat nanas hingga gas air mata juga dipamerkan ikut menyambut kedatangan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Peluru berjenis kaliber, senjata SS-2, senjata Tank ME105, roda rantai tank baja, hingga Ranpur S6x6 membuat mata para rombongan terkesima.

Staf Pengembangan Produksi untuk Grafik Desain PT Pindad, Dede Tasiri kepada okezone mengatakan, produksi SS-2 adalah yang menjadi idola. Selain 6.000 unit telah dipesan TNI AD pada tahun lalu, SS-2 juga produk langganan negara-negara Afrika seperti Zimbabwe, Mozambik, dan Nigeria.

“Kapasitas Pindad untuk SS-2 adalah 3.000 unit per tahun. Thailand dan Singapura juga kerap memesan jenis senjata ini,” ujar Dede bangga.

Menurutnya, 70 persen pasokan senjata milik TNI adalah produksi Pindad. Sedangkan, 30 persen lainnya disupport dari luar negeri. Untuk komponen material bahan dasar senjata, Pindad memang masih menggunakan impor dari Eropa terutama Jerman. “Kebanyakan material yang digunakan dari Jerman sangat berkualitas. Sebab, dari dalam negeri belum memadai,” tutup Dede lagi.

Incoming search terms for the article:

senjata (1221),senjata indonesia (943),persenjataan indonesia (461),senjata indonesia terbaru (123),senjata terbaru indonesia (91),SENJATA INDONESIA 2010 (79),persenjataan indonesia 2010 (70),www senjata com (59),pabrik senjata indonesia (53),persenjataan terbaru indonesia (52),senjata lapan (49),kekuatan persenjataan indonesia (49),teknologi persenjataan indonesia (49),senjata produksi indonesia (47),senjata di indonesia (44),persenjataan indonesia terbaru (43),kekuatan senjata indonesia (35),produksi senjata indonesia (31),pabrik senjata di indonesia (29),negara produsen senjata (23)

Israel Will Attack Iran

WASHINGTON – Direktur Badan Intelijen Pusat (CIA) Amerika Serikat Leon Panetta, mengatakan Israel mungkin akan menyerang Iran, namun tidak secara tiba-tiba.

Siaran radio Israel seperti dikutip Press TV, Kamis (14/5/2009), menyebutkan pernyataan itu disampaikan Panetta setelah melakukan pertemuan dengan pejabat Israel, pekan lalu. Pertemuan itu sendiri membahas seputar nuklir Iran.

Panetta tiba di Israel dua pekan lalu dan melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Menteri Pertahanan Ehud Barak, dan pejabat pemerintah lainnya.

Israel dan AS menuding Iran mengembangkan nuklir untuk persenjataan. Namun hal itu berkali-kali dibantah Iran dengan menyatakan, nuklirnya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan energi.

Tel Aviv meminta upaya negosiasi dengan Iran dibatasi waktunya. Israel khawatir lambannya negosiasi menguntungkan Iran karena memiliki waktu lebih untuk meremajakan nuklirnya.

Presiden AS Barack Obama sendiri masih mengupayakan dialog langsung dengan Iran. Sebelumnya AS menyatakan memberi waktu lima bulan untuk melakukan pembicaraan dengan Iran. Namun pembicaraan hanya akan dilakukan jika ada perkembangan positif dalam soal nuklir negara Mullah itu.(ton)

Incoming search terms for the article:

pabrik attack (1),when israel will attack iran (1)
Performance Optimization WordPress Plugins by W3 EDGE

Switch to our mobile site